Jenis-jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Rawa Gambut Kabupaten Belitung.

Selviana ., Eddy Nurtjahya, Diah Sulistiarini

Abstract


Selviana, Eddy Nurtjahya & Diah Sulistiarini. 2019. Jenis-jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Rawa Gambut Kabupaten Belitung. Floribunda 6(2): 72–80. —  Anggrek salah satu tumbuhan yang memiliki nilai komersial tinggi. Data keanekaragaman anggrek di Pulau Belitung, khususnya di hutan rawa gambut Kabupaten Belitung belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis anggrek alam yang ada di hutan rawa gambut Kabupaten Belitung. Penelitian dilakukan di hutan rawa gambut, Kabupaten Belitung dengan 3 lokasi. Identifikasi dilakukan di Herbarium Bangka Belitungense dan Herbarium Bogoriense (BO), Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 9 jenis anggrek dari 6 marga, terdiri dari 6 jenis anggrek epifit, 3 jenis anggrek terestrial. Jenis yang paling banyak dijumpai di daerah tersebut adalah dari marga Bulbophyllum Thou., Dendrobium Sw. dan Plocoglottis Blume, serta terdapat satu anggrek rekaman baru yaitu jenis Thecopus secunda.

 


Keywords


Kabupaten Belitung, Orchidaceae, hutan rawa gambut.

Full Text:

PDF

References


Agustin D & Widowati H. 2015. Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi dalam Melestarikan Plasma Nutfah. BIOEDUKASI Jurnal Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Metro 6(1): 38– 46.

Arditti J. 1992. Fundamentals of Orchid Biology. John Wiley and Sons. New York. Pp 704.

Comber JB. 2001. Orchid of Sumatra. The Royal Botanic Garden Kew. London. Pp: 1036.

Dressler RI. 1981. The Orchids Natural History and Clasifications. Harvard University Press. London.

Dressler RI. 1990. The Orchids Natural History and Clasifications. Harvard University Press. London.

Dressler RI. 1993. Phylogeny and Classifications on the Orchid Family. Cambridge University Press. North America.

Gravendeel B, Smithson A, Slik FJW & Schuiteman A. 2004. Epiphytism and pollinator specialization: drivers for orchid diversity? Phil. Trans. R. Soc. London 359: 1523–1535.

Handoyo F. 2010. Orchids Of Indonesia. Perhimpunan Anggrek Indonesia. Jakarta. Pp: 325.

Indarto N. 2011. Pesona Anggrek Petunjuk Praktis Budidaya Dan Bisnis Anggrek. Penerbit Cahaya Atma. Yogyakarta. Pp: 110.

Lestari DA & Santoso W. 2011. Inventory and Habitat Study of Orchids species in Lamedai Nature Reserve, Kolaka, Southeast Sula-wesi. Biodiversitas 12(1): 28–33.

Nursub’i. Panggabean I BR, Abduh M, Joharuddin D, Setiawan R & Helmi M. 2011. Keanekaragaman Hayati Jenis Anggrek Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Sintang: Balai TNBBBR. Pp: 85.

Ridley HN. 1930. The Dispersal of Plants Throug-hout the World. L.Reeve : Ashford, Kent.

Rugayah, Retnowati A, Windadri FI & Hidayat A. 2004. Pengumpulan Data Taksonomi. Da-lam: Rugayah, Widjaja EA & Praptiwi (eds.). Pedoman Pengumpulan Data Keane-karagaman Flora. Bogor: Puslit-LIPI.pp. 5–42.

Syaufina L, Nurudin AA, Basharuddin J, See LF & Yuso FMRM. 2004. The Effects of Climatic Variations on Peat Swamp Forest Condition and Peat Combustibility. Jurnal Manajemen Hutan Tropika X (1): 1–14

Seidenfaden G & Wood JJ. 1992. The Orchids of Peninsular Malaysia and Singapore. Fredensborg. Denmark. Pp: 779.

Tirta IG, Lugrayasa IN & Irawati. 2010, Studi Anggrek Epifit Pada Tiga Lokasi di Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur Kecamatan Timur. Buletin Kebun Raya 13(1): 35–39.

Widjaja EA, Rahayuningsih Y, Rahajoe JS, Ubaidillah R, Maryanto I, Walujo EB & Semiadi G. 2014. Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia. LIPI Press. Jakarta. Pp: 111.

Wood JJ, Beaman RS & Beamen JH. 1993. The Plants Of Mount Kinabalu. Royal Botanic Gardens. Kew. Pp: 411.




DOI: http://dx.doi.org/10.32556/floribunda.v6i2.2019.214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© 2016 Floribunda (ISSN 0215-4706, e-ISSN 2460-6944), powered by Open Journal System costumized by MEVJournal team