ANATOMI DAUN RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM L.) DAN KERABATNYA

Qothrunnada - Sungkar, Tatik - Chikmawati, Nina Ratna Djuita

Abstract


Qothrunnada Sungkar, Tatik Chikmawati & Nina Ratna Djuita. 2017. Leaf Anatomy of Rambutan (Nephelium  lappaceum L.) and Its Relatives. Floribunda 5(6): 192–199. —  Rambutan belongs to the Sapindaceae family that has closely related to longan and lychee. The observation on leaf anatomy of rambutan, longan, and lychee was conducted to provide information about leaf anatomy of Sapindaceae’s members. The anatomical features of leaf paradermal and transversal sections were examinated on four varieties of rambutan namely binjai, rapiah, sikoneng, and aceh lengkeng; and two closely related families, longan and lychee. All rambutan cultivars and lychee had the same stomata type: cyclocytic, while stomata in longan was surrounded by six subsidiary cells. Epidermal cells of rambutan and lychee leaves have polygonal shape with flat side, whereas epidermal cell of longan has polygonal shapes with notched. Based on transversal sections, rambutan, longan, and lychee have bifacial type, but they are differed in the number of palisade layer and the shape of palisade cellls. Leaf anatomical characters could be used to distinguish between rambutan and its closed relatives, longan and lychee; but it could not be used to differentiate among rambutan’s cultivars.

Keywords: longan, lychee, rambutan, Sapindaceae, stomata type.

Qothrunnada Sungkar, Tatik Chikmawati & Nina Ratna Djuita. 2017. Anatomi Daun Rambutan  (Nephelium lappaceum L.) dan Kerabatnya. Floribunda 5(6): 192–199. —  Rambutan merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam suku Sapindaceae dan masih berkerabat dekat dengan lengkeng dan leci. Pengamatan tentang anatomi daun Sapindaceae masih jarang dilakukan, sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai anatomi daun beberapa anggota Sapindaceae. Pengamatan ciri anatomi dari sayatan paradermal dan transversal dilakukan terhadap empat kultivar rambutan yaitu rambutan binjai, rapiah, sikoneng, dan aceh lengkeng, serta dua kerabat dekatnya yaitu lengkeng dan leci. Hasil sayatan paradermal memperlihatkan bahwa stomata tidak ditemukan di permukaan atas daun rambutan, lengkeng, dan leci. Stomata pada daun rambutan dan leci adalah stomata dengan tipe siklositik, sedangkan stomata pada lengkeng dikelilingi oleh enam sel tetangga. Epidermis pada daun rambutan dan leci berbentuk poligonal dengan sisi rata, sedangkan sel epidermis pada daun lengkeng berbentuk poligonal dengan sisi berlekuk. Sayatan transversal  memperlihatkan bahwa daun rambutan, lengkeng, dan leci bertipe bifasial. Ketiga jenis berbeda pada jumlah lapisan palisade dan bentuk sel palisade. Ciri anatomi daun dapat digunakan untuk membedakan rambutan dari kerabat dekatnya, leci dan lengkeng; tetapi tidak dapat digunakan untuk membedakan antara kultivar rambutan.

Kata kunci: lengkeng, leci, rambutan, Sapindaceae, tipe stomata.





Keywords


stomata type, lychee, longan, Sapindaceae

Full Text:

PDF

References


Buerki S, Forest F, Rodriguez PA, Callmander MW, Harrington M, Sanmartin I, Kupfer P & Alvarez N. 2009. Plastid and nuclear DNA markers reveal intricate relationships at subfamilial and tribal levels in the soapberry family

(Sapindaceae). Mol Phylogenet Evol. 51: 238–258.

Dickison WC. 2000. Integrative Plant Anatomy. Harcourt Academic Pr. USA.

[Ditbenih] Direktorat Perbenihan Hortikultura. 2008. Pengembangan Lengkeng Dataran Rendah. Direktorat Perbenihan Hortikultura. [internet].[diunduh pada 2015 Mei 18].Tersedia pada: http://ditbenih.hortikultura.

pertanian.go.id//index.phpoption=com_ content & task=view &id=25 & temid=75.

Esau K. 1977. Anatomy of Seed Plants. Ed 2. J Wiley. California.

Harrington MG, Biffin E & Gadek PA. 2009. Comparative study of the evolution of nuclear ribosomal spacers incorporating secondary structure analyze within Dodonaeoideae, Hippocastanoideae, and Xanthoceroideae (Sapindaceae). Mol Phylogenet Evol. 50:364–375.

Haryanti S. 2010. Jumlah dan distribusi stomata pada daun beberapa spesies tanaman dikotil dan monokotil. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 18:

–28.

Hidayat EB. 1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. Penerbit ITB.Bandung.

Julianti E. 2011. Laju respirasi dan mutu buah rambutan pada berbagai tingkat kematangan buah. Dalam: Hutahean S, Ilyas S, Rahayu S & Berliani K [eds]. Naskah Prosiding Seminar Nasional Biologi: Meningkatkan peran biologi dalam mewujudkan nasional achievement with global reach.

Jan 22; Medan, Indonesia. USU Press. Medan. Pp: 689–696.

Johansen DA. 1940. Plant Microtechnique. Mc Graw-Hill. New York.

Menzel C. 2002. The Lychee Crop in Asia and in the Pasific. FAO Regional Office for Asia and the Pacific. Bangkok.

Metcalfe CR. 1979. Anatomy of Dicotyledons Volume 1. Oxford University Press. New York.

Muller J & Leenhouts PW. 1976. A general survey of pollen types in Sapindaceae in relation to taxonomy. In: Ferguson IK & Müller J (eds.). The Evolutionary Significance of the Exine. Academic Press. London. Pp: 407–

Radlkofer L. 1890. Ueber die Gliederung der Familie der Sapindaceen. Sitz-Ber Akad Wiss Munchen. 20:105–379.

Radlkofer L. 1933. Sapindaceae. In: Engler A [ed.]. Das Pflanzenreich IV. Verlag von Wilhelm Engelmann. Leipzig. Pp: 983–1002.

Rukmana R. 2004. Leci Potensi dan Peluang Agrobisnis. Penerbit Kanisius: Yogyakarta.

Triwinata MR. 2006. Pengenalan dan Pengembangan Lengkeng Dataran Rendah di Indonesia. Makalah Workshop Lengkeng, Jakarta. 23 November 2006.

Xia N & Gadek PA. 2007. Sapindaceae. Harvard. [internet]. [diunduh 2015 Maret 03]. Tersedia pada: http//Flora.huh.harvard.edu/china/mss/volume12/Sapindaceae.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© 2016 Floribunda (ISSN 0215-4706, e-ISSN 2469-6944), powered by Open Journal System costumized by MEVJournal team